LIPUTAN KAMPUS

Peresmian Kampus STAI Asy-Syuhada Pelaihari, Teguhkan Komitmen Hadirkan Pendidikan Islam Berkualitas di Tanah Laut

Dipublikasikan: 12-09-2026
Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Asy-Syuhada Pelaihari resmi memasuki babak baru dengan diresmikannya kampus STAI Asy-Syuhada Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan. Peresmian ini menjadi momentum bersejarah dalam perjalanan lembaga pendidikan tinggi Islam yang diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan dan pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Tanah Laut.

Kegiatan peresmian kampus dilaksanakan pada Rabu, 9 September 2026, bertempat di Kampus STAI Asy-Syuhada Pelaihari. Acara tersebut -menjadi bagian penting dari rangkaian perjalanan STAI Asy-Syuhada dalam mewujudkan cita-cita menghadirkan pendidikan tinggi keagamaan Islam bagi masyarakat Tanah Laut dan sekitarnya.

Peresmian dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Kalimantan Selatan Dr. Ariadi Noor yang mewakili Gubernur Kalsel, Wakil Bupati Tanah Laut H.M. Zazuli, S.H Sekretaris Kopertais Wilayah XI Kalimantan Dr. H. Asikin Nor, M. Ag, Rektor III IAI Darussalam Martapura, Wakil Ketua Baznas Provinsi Kalsel, jajaran pemerintah daerah, ulama, tokoh masyarakat, pengelola yayasan, akademisi, dan mahasiswa.

STAI Asy-Syuhada Pelaihari didirikan pada 2 April 2026 berdasarkan Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 532 Tahun 2026. Kehadiran perguruan tinggi ini sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat Tanah Laut akan lembaga pendidikan tinggi keagamaan Islam yang dekat, berkualitas, dan berorientasi pada pembentukan generasi berakhlak mulia.

Dalam kesempatan tersebut, Ariadi membacakan sambutan Gubernur Kalsel yang menyampaikan ucapan selamat atas berdirinya STAI Asy-Syuhada sekaligus memberikan dorongan agar perguruan tinggi tersebut mampu berkembang dan menghadirkan pendidikan berkualitas.
Bagi Pemprov Kalsel, berdirinya kampus tersebut bukan sekadar bertambahnya institusi pendidikan tinggi di Tanah Laut. Lebih dari itu, STAI Asy-Syuhada diharapkan menjadi bagian dari upaya memperkuat sumber daya manusia yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki landasan moral dan keagamaan.

Sedangkan HM Zazuli, S,H Mewakili Pemerintah Kabupaten Tanah Laut, mengatakan pendidikan merupakan salah satu pilar utama dalam pembangunan daerah. Karena itu, keberadaan STAI Asy-Syuhada dinilai dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan kualitas SDM Tanah Laut.

Menurut Zazuli, pembangunan SDM tidak hanya membutuhkan penguasaan ilmu pengetahuan, tetapi juga pendidikan agama dan pembentukan moral.
“Kehadiran perguruan tinggi keagamaan Islam di Tanah Laut memberikan kesempatan bagi generasi muda untuk memperoleh pendidikan tinggi tanpa harus meninggalkan daerah,” ujarnya.

Ketua STAI Asy-Syuhada Pelaihari, Dr. H. Abdul Ghofur, S.H., M.Kn., menyampaikan bahwa peresmian kampus bukanlah akhir dari sebuah perjuangan, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar dalam membangun perguruan tinggi yang unggul dan berintegritas.
Menurutnya, STAI Asy-Syuhada ke depan tidak hanya berorientasi pada pengembangan akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter mahasiswa. Integrasi antara ilmu pengetahuan dan nilai-nilai keislaman menjadi landasan utama dalam proses pendidikan.

Sementara itu, Ketua Yayasan Pesantren Assyuhada, KH. Ahmad Syarifuddin Noor, menegaskan pentingnya keikhlasan dan niat dalam membangun lembaga pendidikan. Menurutnya, keberadaan STAI Asy-Syuhada merupakan amanah besar yang harus dijalankan secara bersama-sama dengan penuh keikhlasan dan tanggung jawab.

Peresmian kampus ini juga menjadi simbol sinergi antara Yayasan Pesantren Assyuhada Pelaihari, civitas akademika, dan masyarakat dalam membangun pendidikan Islam di Tanah Laut.

Ke depan, STAI Asy-Syuhada Pelaihari diharapkan mampu tumbuh menjadi salah satu pusat pendidikan tinggi Islam yang diperhitungkan di Kalimantan Selatan serta memberikan kontribusi bagi kemajuan Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, dan Indonesia.
Kembali Sebelumnya