STAI Asy-Syuhada Pelaihari Hadir di Inspirasi Pagi, Usung Motto
Dipublikasikan: 25-06-2026
Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Asy-Syuhada Pelaihari memperkenalkan keberadaan dan visi pendidikannya kepada masyarakat melalui program Inspirasi Pagi Radio Tuntung Pandang, Senin (15/6/2026). Dalam kesempatan tersebut, Pimpinan Pondok Pesantren Asy-Syuhada, KH. Ahmad Syarifuddin Noor dan H. Husin Naparin, S.Sos., M.Pd.I hadir sebagai narasumber dengan didampingi host Nelly Ariani, SH., MM dan Setyawan Zuhri.


Mengusung motto "Raih Ilmu, Berakhlak Mulia, Sukses Dunia Akhirat", STAI Asy-Syuhada Pelaihari hadir sebagai Perguruan Tinggi Islam yang berkomitmen mencetak generasi yang unggul dalam ilmu pengetahuan, memiliki akhlak mulia, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
Dalam dialog tersebut, KH. Ahmad Syarifuddin Noor menjelaskan bahwa pendirian STAI Asy-Syuhada dilatarbelakangi oleh dua tujuan utama. Pertama, sebagai bentuk ikhtiar melanjutkan perjuangan Rasulullah SAW dalam menyebarkan ilmu dan membangun peradaban Islam melalui pendidikan. Kedua, sebagai jawaban atas kebutuhan masyarakat Kabupaten Tanah Laut yang selama ini belum memiliki perguruan tinggi keagamaan Islam.
"Keinginan mendirikan STAI Asy-Syuhada berangkat dari semangat untuk melanjutkan perjuangan Rasulullah SAW dalam bidang pendidikan dan dakwah. Selain itu, kami melihat belum adanya perguruan tinggi keagamaan Islam di Tanah Laut yang dapat menjadi pilihan bagi masyarakat untuk melanjutkan pendidikan tinggi," ujar KH. Ahmad Syarifuddin Noor.
Beliau juga menyampaikan harapan agar STAI Asy-Syuhada terus berkembang dan semakin dipercaya masyarakat, tidak hanya prodi Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Hukum Keluarga Islam (HKI), kedepan pihak kampus berencana mengembangkan program studi baru yaitu Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) dan Program Studi Hukum Ekonomi Syariah (HES) guna memperluas layanan Pendidikan Tinggi Islam di Kabupaten Tanah Laut.
Sementara itu, H. Husin Naparin mengungkapkan bahwa perjalanan mendirikan STAI Asy-Syuhada merupakan proses panjang yang penuh tantangan. Namun, berkat kegigihan, kesabaran, kerja sama seluruh tim, serta dukungan doa dari masyarakat, cita-cita tersebut akhirnya dapat terwujud.
"Perjuangan mendirikan STAI Asy-Syuhada ini tidak lepas dari kegigihan dan kesabaran semua tim yang terlibat. Kami juga sangat berterima kasih atas doa dan dukungan pian berataan yang terus mengiringi langkah kami hingga kampus ini berdiri," tuturnya.
Di penghujung acara, H. Husin Naparin memberikan pesan motivasi yang menggambarkan semangat perjuangan dalam membangun lembaga pendidikan.
"Tekad kuat yang sudah tertakar pasti tidak tertukar," ungkapnya penuh optimisme.
Dengan semangat "Raih Ilmu, Berakhlak Mulia, Sukses Dunia Akhirat", STAI Asy-Syuhada Pelaihari optimis menjadi salah satu pusat pendidikan Islam yang berkontribusi dalam kemajuan pendidikan dan pembangunan generasi masa depan di Kabupaten Tanah Laut dan Kalimantan Selatan.
Dalam dialog tersebut, KH. Ahmad Syarifuddin Noor menjelaskan bahwa pendirian STAI Asy-Syuhada dilatarbelakangi oleh dua tujuan utama. Pertama, sebagai bentuk ikhtiar melanjutkan perjuangan Rasulullah SAW dalam menyebarkan ilmu dan membangun peradaban Islam melalui pendidikan. Kedua, sebagai jawaban atas kebutuhan masyarakat Kabupaten Tanah Laut yang selama ini belum memiliki perguruan tinggi keagamaan Islam.
"Keinginan mendirikan STAI Asy-Syuhada berangkat dari semangat untuk melanjutkan perjuangan Rasulullah SAW dalam bidang pendidikan dan dakwah. Selain itu, kami melihat belum adanya perguruan tinggi keagamaan Islam di Tanah Laut yang dapat menjadi pilihan bagi masyarakat untuk melanjutkan pendidikan tinggi," ujar KH. Ahmad Syarifuddin Noor.
Beliau juga menyampaikan harapan agar STAI Asy-Syuhada terus berkembang dan semakin dipercaya masyarakat, tidak hanya prodi Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Hukum Keluarga Islam (HKI), kedepan pihak kampus berencana mengembangkan program studi baru yaitu Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) dan Program Studi Hukum Ekonomi Syariah (HES) guna memperluas layanan Pendidikan Tinggi Islam di Kabupaten Tanah Laut.
Sementara itu, H. Husin Naparin mengungkapkan bahwa perjalanan mendirikan STAI Asy-Syuhada merupakan proses panjang yang penuh tantangan. Namun, berkat kegigihan, kesabaran, kerja sama seluruh tim, serta dukungan doa dari masyarakat, cita-cita tersebut akhirnya dapat terwujud.
"Perjuangan mendirikan STAI Asy-Syuhada ini tidak lepas dari kegigihan dan kesabaran semua tim yang terlibat. Kami juga sangat berterima kasih atas doa dan dukungan pian berataan yang terus mengiringi langkah kami hingga kampus ini berdiri," tuturnya.
Di penghujung acara, H. Husin Naparin memberikan pesan motivasi yang menggambarkan semangat perjuangan dalam membangun lembaga pendidikan.
"Tekad kuat yang sudah tertakar pasti tidak tertukar," ungkapnya penuh optimisme.
Dengan semangat "Raih Ilmu, Berakhlak Mulia, Sukses Dunia Akhirat", STAI Asy-Syuhada Pelaihari optimis menjadi salah satu pusat pendidikan Islam yang berkontribusi dalam kemajuan pendidikan dan pembangunan generasi masa depan di Kabupaten Tanah Laut dan Kalimantan Selatan.