Pelaihari, 3 Juni 2026 – Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Asy-Syuhada Pelaihari terus memperluas jangkauan sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Tahun Akademik 2026/2027 ke berbagai sekolah menengah dan pondok pesantren di Kabupaten Tanah Laut. Kegiatan yang dilaksanakan pada Rabu (3/6/2026) ini bertujuan memperkenalkan STAI Asy-Syuhada sebagai perguruan tinggi keagamaan Islam yang hadir untuk memberikan akses pendidikan tinggi yang berkualitas bagi masyarakat Kalimantan Selatan, khususnya Kabupaten Tanah Laut.
Kegiatan sosialisasi dipimpin oleh H. Husin Naparin, S.Sos., M.Pd.I dan didampingi oleh tim dosen dari Program Studi Hukum Keluarga Islam (HKI) dan Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI).
Dari Program Studi HKI, turut hadir: Hadriah, S.H., M.H, Hilma Maulida, S.H., M.H, Hasmawati, S.H.I., M.H. Sementara dari Program Studi PAI hadir Nurul Hafizah, S.Pd., M.Pd, Irsa Fitrianur Hijrah, S.Pd., M.Pd, Nia Widi Permana Sari, S.Pd., M.Pd, Aulia Rahmah, S.Pd.I., M.Pd.
Adapun lokasi sosialisasi meliputi: MAN Tanah Laut, SMKN 1 Pelaihari, SMKN 1 Takisung, SMK Dua Desember, SMAN 1 Penyipatan, SMA Darul Quran Istiqamah, SMA Abdul Kadir, SMA Global Bina Aswaja Noor Hasyim, SMA IT Sirajul Huda, Pondok Pesantren Adda'watuttammah, Pondok Pesantren Falahussalam dan Pondok Pesantren Miftahul Ulum Penyipatan.
Dalam kegiatan tersebut, tim sosialisasi menyampaikan informasi mengenai profil STAI Asy-Syuhada Pelaihari, visi dan misi institusi, program studi yang tersedia, sistem perkuliahan, serta biaya pendidikan dan tata cara pendaftarannya.
H. Husin Naparin, S.Sos., M.Pd.I menjelaskan bahwa STAI Asy-Syuhada Pelaihari hadir sebagai jawaban atas kebutuhan masyarakat akan perguruan tinggi yang mampu mengintegrasikan pendidikan keislaman dengan tuntutan perkembangan zaman.
“Kami ingin memberikan kesempatan kepada para lulusan SMA, SMK, MA, dan pondok pesantren untuk melanjutkan pendidikan tinggi di daerah sendiri dengan kualitas pendidikan yang baik, biaya yang terjangkau, serta lingkungan akademik yang religius dan kondusif,” ujarnya.
Para dosen juga memberikan penjelasan mengenai prospek lulusan masing-masing program studi. Program Studi Hukum Keluarga Islam menawarkan peluang karier di bidang hukum, peradilan agama, mediasi, penyuluhan, dan lembaga pemerintahan. Sementara Program Studi Pendidikan Agama Islam dipersiapkan untuk mencetak tenaga pendidik, pengelola pendidikan, penyuluh agama, dan praktisi pendidikan Islam yang profesional.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, STAI Asy-Syuhada Pelaihari berharap dapat menjalin kemitraan yang lebih erat dengan sekolah dan pondok pesantren di Kabupaten Tanah Laut serta mendorong semakin banyak generasi muda untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.