Momen Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah menjadi semakin istimewa bagi masyarakat Kabupaten Tanah Laut. Di tengah semangat berkurban, berbagi, dan memperkuat nilai-nilai keislaman, hadir sebuah kabar membahagiakan yang dapat menjadi kado terindah bagi warga daerah ini, yaitu berdirinya Sekolah Tinggi Agama Islam Asy-Syuhada (STAI Asy-Syuhada) Pelaihari.
Kehadiran STAI Asy-Syuhada Pelaihari menjadi tonggak sejarah baru bagi perkembangan pendidikan tinggi di Kabupaten Tanah Laut. Perguruan tinggi yang berada di bawah naungan Yayasan Pesantren Asy-Syuhada Pelaihari ini resmi berdiri berdasarkan Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 532 Tahun 2026.
Masyarakat Tanah Laut menyambut berdirinya kampus ini dengan penuh rasa syukur. Selama ini, banyak lulusan SMA, MA, dan sederajat yang harus melanjutkan pendidikan ke luar daerah untuk memperoleh pendidikan tinggi keagamaan. Kini, peluang tersebut hadir lebih dekat sehingga dapat dijangkau oleh masyarakat Tanah Laut dan sekitarnya.
Ketua Yayasan Pesantren Asy-Syuhada Pelaihari, KH. Ahmad Syarifuddin Noor, menyampaikan bahwa berdirinya STAI Asy-Syuhada merupakan wujud komitmen dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang unggul, berakhlak mulia, serta memiliki kompetensi akademik yang mampu menjawab tantangan zaman.
"Kehadiran STAI Asy-Syuhada diharapkan menjadi pusat pengembangan ilmu keislaman yang melahirkan generasi cerdas, berintegritas, dan siap berkontribusi bagi kemajuan daerah, bangsa, dan umat," ujarnya. Sebagai perguruan tinggi baru, STAI Asy-Syuhada Pelaihari mengusung visi menjadi pusat keunggulan integrasi ilmu keislaman yang berakhlak mulia di Kalimantan Selatan pada tahun 2035. Visi tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan pendidikan tinggi yang memadukan nilai-nilai keislaman, sains, teknologi, dan pengabdian kepada masyarakat.
Keberadaan kampus ini juga diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap pembangunan daerah. Selain meningkatkan akses pendidikan tinggi, STAI Asy-Syuhada berpotensi menjadi pusat kajian keislaman, pemberdayaan masyarakat, penelitian, serta pengembangan budaya akademik di Kabupaten Tanah Laut.
Bagi masyarakat, khususnya para orang tua dan calon mahasiswa, hadirnya STAI Asy-Syuhada merupakan kabar yang sangat menggembirakan. Anak-anak daerah kini memiliki kesempatan lebih luas untuk menempuh pendidikan tinggi berkualitas tanpa harus meninggalkan kampung halaman.
Momentum berdirinya STAI Asy-Syuhada Pelaihari pada tahun 2026 menjadi simbol harapan baru bagi kemajuan pendidikan Islam di Tanah Laut. Tidak berlebihan jika banyak pihak menyebut kehadiran perguruan tinggi ini sebagai "kado terindah bagi warga Tanah Laut", sebuah hadiah berharga yang akan terus memberikan manfaat bagi generasi sekarang maupun generasi yang akan datang.
Keberhasilan ini tidak hanya menjadi prestasi bagi Yayasan dan Pondok Pesantren Asy-Syuhada Pelaihari, tetapi juga menjadi sejarah baru bagi Kabupaten Tanah Laut. Kehadiran STAI Asy-Syuhada Pelaihari menjadi simbol bahwa dengan kesungguhan, kerja keras, dan istiqamah, sebuah cita-cita besar dapat diwujudkan meskipun harus menghadapi berbagai tantangan dan hambatan.
Dengan semangat Iduladha yang penuh keberkahan, masyarakat Tanah Laut menyambut lahirnya STAI Asy-Syuhada Pelaihari sebagai langkah besar menuju masa depan pendidikan yang lebih maju, religius, dan berdaya saing. Semoga kehadiran kampus ini menjadi cahaya ilmu yang menerangi perjalanan pembangunan sumber daya manusia di Bumi Tuntung Pandang.